Postingan ini, Ane Re Post dari KASKUS Pemilik Account dinantataka
Asalamualaikum wrwb
Sebelumnya ane ninta maaf buat para agan - agawati jika tulisan ane gak berkenan....namun niat ane baik kok .... sekedar berbagi aja...
4 tahun lalu ane kebelit utang gan... cukup besar sekirat 215 jt....
jujur aset semua dah di jual dari rumah perhiasan tanah... dll hingga tersisa utangnya 98 juta
dalam kegalauan ane sempet marah ma diri sendiri dan ........... maaf ane gak sebutkan tapi parah deh marah kok ke yang punya hidup... hehehehe di sebutin juga...
pagi itu ane punya uang 3000 gan kebetulan istri anek belom makan cuma ada nasi ya udah ane ke warung beli telor asin ketemu dah tuhh ane ma pak Sukur si penjual telor asih dia tanya ...
pak sukur
pak dinan kok lusuh sekali
ane
puyeng pak... jawab ane
pak sukur
puyeng kenapa hidup itu mudah kok kalo tau caranya
ane
heheheeh ( ane gak tanggapi ucapan itu )
sampe di rumah ane kok mikir ucapan pak sukur
hidup itu mudah kok kalo tau caranya
penasaran dengan arti kalimat itu ane datang ke tempat pak sukur
di sana ane ketemu dan cerita semuanya... pak sukur ketawa denger cerita ane dalam hati ( sialan nihh orang w cerita serius di ketawa )
setelah tertawa pak sukur bilang simpel namun kenak banget
mau beres gak semua utangnya...!
mau pak jawab ane
SEMUA UTANG BAPAK AKAN LUNAS JIKA BAPAK MAU PAKE MENEJEMEN ALLAH
penjelasan pak sukur
bayak orang yang mengunakan menejemen akal atau sekolahan
-penghasilan
-pengeluaran
-nabung
-sodakoh
coba di balik
-penghasilan-sodakoh-nabung-pengeluaram
gini pak dinan saya punya anak itu 8 yang 1 balita 2sd 2smp 1sma yang 2 lagi kuliah
dari mana saya bisa biayaan mereka rahasianya hanya 5 hal
sholat tepat waktu
jalankan sunah
hormati orang tua
sodakoh
baik ke tetengga
usaha semampunya
banyak orang yang beramal hanya kalo lagi banyak uang itupun biasanya hanya 2.5 % ....
jika pengeluaran lebih besar maka sodakoh pun gak di lakukan... pernah denger gak jika kira membelanjakan harta kita di jalan Allah gak akan niskin ....
saya berprinsip keuntungan jual telor 40% saya belanjakan ke jalan Allah
40% buat makan 20% buat ibu bapak saya jika pak dinan berani jalankan 6hal itu ... dan yakin akan Allah saya kok yakin gak sampe 6 bulan semua utangnya beres...
dalam hati saya tersenyum binggu saya coba tanya pak sukur hasil jualan perhari berapa ?
di jawab 50 - 75 rb dan sudah pak jalani 6hal tadi dan liat keajaiban Allah
singkat kata ane gak puas saat pulang dengan pencelasan pak sukur
sampe di rumah ane mikir kalo sholat tepat waktu, baik sama tetangga, jalanin sunah, hormat ke orang tua kan gak bayar esok harinya ane coba tuhhh ... dan jujur gan ane kaget baru nyoba 2 hari ane dapet rejeki yang terbilang gak di sangka sangka... lumayan 10 juta dari bisnis tanah... tambah yakin ane dengan peinsip dasar menejemen Allah dalam hati hanya 1 sodakoh nihh yang belum ane jalanin... dengan niat dan persetujuan istri 40% ane sodakohkan dan singkat kata gan dalam kurun waktu 3 bualn semua utang ane kelar dan ane dah kebeli rumah walau kecil.... ini hanya sering gan dan maaf banyak tulisan yang gak pas atau salah semua itu karna ane sangat atusias nulis ini....
di coba gan dan liat keajaiban dari menejemen Allah
makasih... buat yang dah baca
wasalam
dinantataka
Monday, 10 August 2015
Monday, 22 June 2015
NAMA-NAMA LAIN DARI HARI KIAMAT (YAUMUL AKHIR)
1. Hari Kebangkitan Besar (Yaumul Qiyamah)
Hari kiamat adalah hari berakhirnya kehidupan dunia yang di tandai dengan hancurnya seluruh makhluk yang telah di ciptakan Allah
2. Hari Pemisah (Yaumul Fashl)
Hari kiamat juga di sebut dengan yaumul fashl ,yang artinya pemisah antara orang yang beriman dengan orang kafir.Pada hari itu manusia di kelompokkan menurut keyakinan agamanya.
3. Hari Perhitungan (Yaumul hisab)
Yaumul Hisan adalah nama lain hari kiamat yang berarti hari perhitungan seluruh amal perbuatan manusia.Pada hari itu ,amal manusia di hitung dengan cermat dan cepat serta di berikan balasan yang setimpal.
4. Hari Pertemuan (Yaumul Thalaq)
Yaumul thalaq yaitu hari pertemuan manusia dengan sesamanya
5. Hari berkumpul (Yaumul Jam`i)
Yaumul Jam`i adalah hari berkumpulnya seluruh manusia sejak zaman Nabi Adam sampai dengan manusia akhir Zaman untuk di tanyakan seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia.
6.Hari Berkumpul (Yaumul Mahsyar)
Yaumul Mahsyar adalah hari saat manusia di kumpulkan di padang rumput mahsyar.Padang Mahsyar adalh daratan yang sangat luas tempat berkumpulnya manusia di akhirat sejak Nabi Adam sebagai manusia yang pertama sampai manusia terakhir yang lahir ke dunia.
7. Hari Kebangkitan (Yaumul Ba`ats)
Yaumul Ba`ats adalah hari saat manusia di bangkitan dari kuburnya.Mahsyar adalah padang yang luas tempat berkumpulnya manusia setelah Yaumul Ba`ats.
8. Hari Perhitungan (Yaumul Hisab )
Yaumul Hisab adalah hari saat datangnya perhitungan dari Allah SWT terhadap amal perbuatan manusia selama hidupnya.Perbuatan manusia akan di tanyakan oleh allah ,yang baik maupun yang buruk ,di perlihat kan semua .
9. Hari pertimbangan amal (Yaumul Mizan)
Yaumul Mizan adalah hari diadakannya timbangan amal perbuatan yang telah di lakukan manusia selama hidup di dunia.Tidak ada suatu amalpun yang terlewatkan .Semua akan di berikan balasan yang setimpal.
10.Hari Pembalasan (Yaumul Jaza )
Hari kiamat adalah hari pembalasan seluruh amal perbuatan manusia .Balasan yang akan di berikan Allah SWT sangat tergantung pada jenis amal yang telah di lakukan selama hidup di dunia.Jika amalnya baik,maka balasannnya berupa pahala dan surga,Sedangkan jika amalnya buruk,maka balasannya adalah siksa neraka.
11. Hari yang menentukan (As-Sa`ah)
Hari kiamat adalah hari yang tepat dan menentukan.Terjadinya kiamat merupakan saat yang telah di rancang dan ditentukan secara akurat.Tidak akan ada kesalahan,tidak akan di mundurkan atau di majukan.Saat terjadinya telah ditentukan menurut kehendak Allah yang mengusai alam ini.
12. Hari pembalasan Agama (Yaumul Diin)
Hari kiamat adalah hari pembalasan Agama.Artinya amal perbuatan yang berkaitan dengan pengamalan agamanya akan di pertangunggjawabkan pada hari tersebut.Termasuk amal shalat,puasa ,haji,zakat,shadaqah dan sebagainya.
YAUMUL HISAB, HISAB HARTA
Alkisah ada seorang Konglomerat telah menulis satu surat wasiat : "Barang siapa yang dapat menjagaku di dalam kubur setelah Aku mati nanti akan kuwarisi separuh dari harta peninggalanku". Lalu ditanyakanlah hal itu pada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti. Namun anak-anaknya menjawab, "Mana mungkin kami sanggup menjagamu wahai ayah karena pada masa itu ayahpun sudah menjadi mayat". Selang keesokan harinya dipanggillah semua adik-adiknya dan beliau berkata, “Wahai adik-adikku sekalian sanggupkah kamu menjaga aku setelah aku mati nanti selama 40 hari bersamaku di dalam kubur? nanti aku akan memberi setengah daripada hartaku kepada di antara kamu yang sanggup bersamaku. Dan adik-adiknya pun menjawab, “Wahai abangku, adakah engkau sudah gila mana mungkin ada manusia yg sanggup bersama mayat selama itu di dalam tanah.” Lalu dengan sedih Konglomerat tersebut memanggil ajudannya untuk mengumumkan penawaran istimewanya itu ke seantero negeri.
Akhirnya sampai jugalah pada hari di mana konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah. Kuburnya telah dihias dg megah laksana sebuah peristirahatan termewah yg pernah ada dg semua perlengkapannya. Pada waktu yang hampir bersamaan seorang Tukang kayu yang sangat miskin telah mendengar akan wasiat tersebut lalu diberitahu kepada isterinya apakah dia perlu mengambil kesempatan ini untuk menjadi kaya. Isterinya berkata, “Wahai suamiku, apalah artinya menjaga mayat tersebut selama 40 hari dibandingkan kerjamu ketika menebang kayu di dalam hutan dan bertemu dg harimau dan hantu penunggu hutan. Tukang kayu tersebut dengan tergesa-gesa segera datang ke rumah konglomerat tersebut untuk memberitahukan kepada ahli waris konglomerat tersebut akan kesanggupannya. Keesokan harinya dikebumikanlah jenazah Sang Konglomerat, Si Tukang kayu itu pun ikut turun ke dalam liang lahat bersama kapaknya.
Setelah tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman tsb, maka datanglah Malaikat Mungkar dan Nakir ke dalam kubur tersebut. Si Tukang kayu menyadari siapa yang datang maka Ia segera agak menjauhkan diri dari mayat konglomerat tersebut. Terbetik di fikirannya bahwa sudah tiba saatnya Sang konglomerat tersebut akan diinterogasi oleh Mungkar dan Nakir. Tetapi yg terjadi malah sebaliknya, Mungkar dan Nakir malah menuju ke arahnya dan bertanya "Apa yang kau buat di sini" ?. Aku menemani mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah harta wasiatnya" jawab si Tukang kayu. "Apa harta yang ada pada kau sekarang"? lanjut Mungkar-Nakir. "Aku cuma memiliki sebatang kapak ini saja untuk mencari rezeki" timpal si tukang kayu. Kemudian Mugkar-Nakir beritanya lagi "Dari mana kau dapat kapak ini" ?. "Aku membelinya" balas si tukang kayu. Lalu pergilah Mungkar dan Nakir di hari pertama dari dalam kubur tersebut. Hari kedua Mereka datang lagi dan bertanya "apa yang kau buat dengan kapak ini"?. "Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar untuk dijual" sergah tukang kayu. Di hari ketiga di tanya lagi "Pohon siapa yang kau tebang dengan kapak ini?. "pohon itu adanya di hutan belantara jadi ngak ada yg punya" timpalnya. "Apa Kau yakin" lanjut malaikat.Kemudian Mereka menghilang dan datang lagi di hari ke empat. Kemudian Mereka bertanya lagi "Adakah kau potong pohon tersebut dengan kapak ini dg ukurannya dan beratnya yg sama untuk dijual?. "Aku potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata" tegas tukang kayu. Begitu terus yg dilakukan malaikat Mungkar Nakir datang dan pergi sampai tak terasa sekarang 39 hari sudah dan yg ditanyakan masih berkisar dg kapak tersebut.
Di hari terakhir yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan Tukang kayu tersebut. Berkata Mungkar dan Nakir "hari ini aku akan kembali bertanya soal kapak ini". Belum sempat Mungkar dan Nakir bertanya, si Tukang kayu tersebut malahan dg segera melarikan diri ke atas dan membuka pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sdh banyak orang yg menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut. Namun si Tukang kayu tersebut dengan tergesa-gesa keluar dan meninggalkan mereka semua dan sambil berkata ambillah semua bagian harta wasiat tersebut oleh kalian karena aku sudah tidak menginginkannya lagi.
Sesampai di rumahnya lalu si isteri berkata wahai suami ku, di manakah setengah harta peninggalan konglomerat tersebut. Maka si Tukang kayu menjawab "Aku tidak menginginkannya lagi, di dunia ini harta yg kumiliki padahal cuma semata kapak ini, tapi malaikat Mungkar dan Nakir sampai 40 hari yg mereka tanyakan dan persoalkan masihlah saja di seputar kapak ini. Bagaimana jadinya kalau hartaku begitu banyak...entah berapa lamanya dan bagaimana Aku menjawabnya"
Sahabat Rasulullah saw yg paling kaya ialah Abdul Rahman bin Auf ra. Beliau dikatakan adalah sahabat yang paling terakhir masuk surga karena lamanya masa yg digunakan untuk menghisab beliau, seperti dari riwayat Aisyah ra yg pernah mendengar Rasullullah SAW bersabda "Kulihat Abdurrahman bin’Auf masuk surga dengan perlahan-lahan (merangkak)!” (HR Bukhari)
Dari Ibnu Mas’ud ra dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, "Tidak akan bergerak tapak kaki anak Adam pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang 5 perkara yaitu umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya, kemana dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya & kemana dibelanjakannya & ilmunya sejauh mana diamalkan?" (HR. Turmudzi)
====
Kaya tidak masalah tapi yang menjadi masalah dari mana harta kita dan untuk apa digunakan.
Mari sama-sama kita mencari rezeki yang halal dan baik serta digunakan dalam jalan kebaikan.
Friday, 19 June 2015
KISAH IMAM MASJID DAN SUPIR BUS
Beberapa waktu yang lalu datanglah seorang imam yang baru di masjid London, salah satu kota di Inggris. Imam ini setiap harinya naik bis dari rumahnya menuju ke kota sehingga sering naik bis dengan supir yang sama.
Suatu hari beliau naik bis dan kemudian membayar harga karcisnya dan langsung duduk ! selang beberapa lama pak supir mengembalikan uang kembalianya, begitu beliau melihat uangnya, ternyata pak supir mengembalikan uang sisanya berlebih 20 pinis !
Sang Imam langsung berfikir untuk mengembalikan uang lebihnya karena bukan haknya. Tapi muncul dalam benaknya bisikan: lupakan urusan ini ! sisanya tidak seberapa, tidak ada seorangpun yang memperhatikannya, sebagaimana perusahaan bis mendapatkan pemasukan yang sangat banyak, uang segini tidak ada artinya bagi mereka dan tidak mengurangi sedikitpun pendapatannya!
Biar saya bawa, aku akan diam dan tidak akan aku kembalikan!
Berhentilah bis pada terminal yang dikehendaki sang Imam, sebelum keluar dari bis, Imam tersebut berhenti sejenak dan mengulurkan tangannya kepada sang supir dan berkata : ambillah ! anda memberikan kepada saya uang lebih dari yang semestinya aku terima !
Tersenyumlah sang supir seraya bertanya : bukankah anda Imam yang baru di masjid kota kami ini ? sejak beberapa waktu yang lalu aku berfikir hendak pergi ke masjid anda untuk mengenal agama Islam lebih dekat ! uang lebih tadi aku berikan kepada anda dengan sengaja untuk mengetahui bagaimana sikap anda !
Ketika sang Imam tadi turun dari bis, dia merasakan kedua lututnya menjadi lumpuh, tidak kuat menahan tubuhnya dan badannya hampir terjatuh merasakan beratnya peristiwa tersebut !
Ketika sang Imam tadi turun dari bis, dia merasakan kedua lututnya menjadi lumpuh, tidak kuat menahan tubuhnya dan badannya hampir terjatuh merasakan beratnya peristiwa tersebut !
Kemudian berpegang dengan salah satu tiang di dekatnya, agar tidak terjatuh sambil memandang ke atas langit dan berdoa disertai tangisan : Ya Allah ! hampir saja aku menjual agama Islam dengan harga 20 pinis !
hikmahnya : janganlah sekali-kali meremehkan amanah sekecil apapun karena sekecil apapun amanah tersebut ada pertanggungjawabannya di hadapan Allah!
Ditulis oleh Ustadz Abu Saad
Artikel ini di RePost dari Laman www.KisahMuslim.com
Artikel ini di RePost dari Laman www.KisahMuslim.com
KISAH DUBAI DAN KEBENARAN SABDA NABI ﷺ
Kehidupan ini adalah nyata. Lebih nyata dari pendapat siapa pun tentang kenyataan. Ia terus bergerak, mengalir, dan berubah. Hari ini, seseorang miskin bertelanjang kaki. Esok hari, tiba-tiba ia menjadi miliyuner yang membangun gedung pencakar langit yang tinggi. Nabi ﷺ pernah bersabda menggambarkan situasi kehidupan akhir zaman,
“Dan bila engkau menyaksikan mereka yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian, fakir, dan penggembala kambing, (kemudian) berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.”
Sabda beliau ini nyata! Lebih nyata dari pendapat siapapun tentang kenyataan.
Kali ini kita bercerita tentang Dubai, sebuah emirat (propinsi) di negara Uni Emirat Arab yang menjadi bukti dari sekian banyak kebenaran sabda Nabi.
Sabda Nabi ﷺ
Suatu hari, bumi menjadi saksi pertemuan dua makhluk agung dan mulia. Malaikat yang terbaik berjumpa dengan manusia termulia. Malaikat Jibril datang menjumpai Nabi kita Muhammad ﷺ. Jibril datang dengan wujud manusia. Ia datang dengan penampilan indah. Mengenakan baju yang teramat putih ditimpali warna rambut yang hitam kelam. Ia datang berdialog dengan Nabi Muhammad ﷺ untuk memberikan pengajaran kepada para sahabat. Jibril bertanya tentang Islam, iman, dan ihsan. Kemudian ia bertanya tentang tanda kiamat. Di antara jawaban Nabi ﷺ adalah,
وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُونَ فِي الْبُنْيَانِ.
“Dan bila engkau menyaksikan mereka yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian, fakir, dan penggembala kambing, (kemudian) berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.” (HR. Muslim).
Inilah di antara tanda-tanda hari kiamat. Tanda hari kiamat ada yang sifatnya baik. Ada pula yang buruk. Ada pula hanya sekedar kabar atau tanda yang aslinya tidak bersifat baik ataupun buruk. Hanya sekadar tanda dan kabar agar manusia sadar bahwa kiamat pasti terjadi. Contohnya seperti berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi ini.
Dalam hadits lain, yang diriwayatkan Imam Ahmad dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ada keterangan tambahan. Ibnu Abbas bertanya kepada Nabi ﷺ:
يَا رَسُـولَ اللهِ، وَمَنْ أَصْحَابُ الشَّاءِ وَالْحُفَاةُ الْجِيَـاعُ الْعَالَةُ قَالَ: اَلْعَرَبُ.
“Wahai Rasulullah, dan siapakah para pengembala, orang yang tidak memakai sandal, dalam keadaan lapar dan yang miskin itu?” Beliau menjawab, “Orang Arab.” (Musnad Ahmad, IV/332-334, no. 2926).
Emirat Dubai
Dubai adalah salah satu emirat di wilayah Uni Emirat Arab (UAE). UAE sendiri merupakan sebuah negara federasi yang terdiri dari tujuh emirat yang kaya akan minyak bumi. Tujuh emirat ini adalah: Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah, dan Umm al-Qaiwain. Pada tahun 1971, enam dari emirat ini – Abu Dhabi, Ajman, Fujairah, Sharjah, Dubai, dan Umm al-Qaiwain – bergabung untuk mendirikan Uni Emirat Arab. Setahun berikutnya, Ras al-Khaimah menyertai mereka. Dubai adalah ke-emiran yang paling populer.
Ada yang mengatakan, nama kota ini berasal dari bahasa Persia. Karena dulu wilayah ini berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Sasaniyah Persia. Ada pula yang mengatakan kata Dubai berasal dari bahasa Arab dabba (Arab: دَبَّ – يَدُبُّ) yang artinya menjalar atau mengalir. Karena di Dubai terdapat aliran sebuah sungai air garam yang sekarang dikenal dengan Khor Dubai atau Dubai Creek.
Dubai terletak di sepanjang pantai Teluk Arab dipimpin oleh keluarga al-Maktoum sejak 1883. Pemimpinnya saat ini adalah Mohammed bin Rashid al-Maktoum yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri dan Wakil Presiden UEA.
Dubai Sebelum Metropolis
Dalam wawancara dengan BBC, Syaikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum menunjukkan rumah kakeknya, tempat bermain di masa kecilnya. Ia mengatakan, “Inilah tempat ayahku, ibuku, dan kami tinggal. Saat aku lahir tidak ada listrik di sini. Hanya bagian itu dan itu (ia menunjuk dua titik tempat lampu menyala di rumah besar itu) dan tidak ada air”.
Pernyataan singkat ini, menggambarkan bagaimana keadaan Dubai sebelum bertransofmasi menjadi kota metropolis. Rumah keluarga al-Maktoum, keluarga Emir Dubai, adalah rumah yang gelap dan kesulitan air. Apalagi rumah rakyat biasa.
Meskipun minyak sudah ditemukan sejak tahun 1966, tahun 1973, hanya ada satu hotel berkelas di sana, Hotel Sheraton. Kalau sekarang malah sangat sulit menemukan hotel yang tidak berbintang lima di Dubai, bahkan ada hotel berbintang tujuh di sana.
Simaklah gambar dan video berikut untuk mengetahui kondisi Dubai sebelum menjadi kota metropolis:
Sebuah pasar di pusat Kota Dubai pada tahun 1970
Caravan onta di Dubai. Berlangsung antara tahun 1960an – 1970an.
Dubai Metropolis
Islam adalah agama yang tidak menghalangi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Inovasi dalam hal dunia dibuka selebar-lebarnya selama tidak melanggar syariat. Di zaman dahulu umat Islam terkenal dengan kemajuan arsitekturnya. Oleh karena itu, tanda hari kiamat berupa berlomba-lombanya manusia dalam meninggikan bangunan tidak dikategorikan sebagai permasalahan yang nilai dasarnya jelek. Bahkan bisa jadi pembangunan ini bermanfaat dan maslahat.
Dubai Modern
Sekarang di Dubai, semuanya serba besar, luas, dan tinggi. Megah, mewah, sampai membuat mulut ternganga. Dubai adalah kota dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Gurun yang kosong telah berubah menjadi gedung-gedung pencakar langit. Onta-onta telah berubah menjadi Ferrari, Mercedes, Hummer, dll. Di antara bangunan tinggi di Dubai adalah:
Pertama: Burj Dubai atau yang dikenal Burj Khalifa, Merupakan bangunan tertinggi di dunia. Tingginya 818 m, kurang 182 m lagi jadi 1 Km. di dalamnya ada 30.000 rumah dan 9 hotel mewah.
Kedua: 10 Hotel tertinggi di dunia, 7 di antaranya ada di Dubai. Lima hotel tertinggi; JW Marriott Marquis Dubai (355 m), Rose Rayhaan (333 m), Burj Al Arab (321 m) hotel termewah di dunia, Jumeirah Emirates Towers Hotel (309 m), The Address Downtown Dubai (306 m), semuanya ada di Dubai.
Ketiga: Shopping Mall terbesar di dunia adalah Dubai Mall dengan luas 50 kali luas lapangan sepak bola dan terdapat 1.200 toko. Di dalamnya ada akuarium terbesar di dunia yang isinya 33.000 hewan laut.
Keempat: al-Maktoum International Airport atau Dubai International Airport merupakan bandara terluas ke-3 di dunia.
Kelima: Dubailand. Sekarang Walt Disney World Resort di Orlando memegang rekor taman bermain terluas di dunia. Kalau pembangunan Dubailand rampung, maka taman yang luasnya dua kali lipat Walt Disney ini akan memegang rekor baru.
Masih banyak lagi gedung-gedung tinggi dan bangunan-bangunan yang ‘wah’ di Dubai. Ada menara kembar Emirates Tower yang bentuknya seperti dua batang cokelat Toblerone. Hotel bawah laut di kedalam 33 m. Gedung 68 lantai, yang tiap lantainya bisa berputar 360°. Belum lagi pulau buatannya seperti The World terdapat 300 pulau buatan membentuk peta dunia. Kemudian juga Palm Island yang terdapat 2000 vila dan 40 hotel mewah. Belum lagi kendaraan super mewah. Anda masih berpikir orang Arab identik mengendarai onta? Ubah segera perspektif lama itu. Di Dubai, mobil mewah berlapis perak dan emas pun ada. Sampai-sampai polisi Dubai layak disebut World’s Fastest Police karena kendaraan mereka McLaren MP4-12C, Lamborghini, Aston Martin, Bentley, dan Ferrari.
Mereka yang dulu miskin, telanjang kaki, tak berbaju itu telah membuktikan kebenaran sabda Nabi ﷺ.
Pelajaran:
Penulis tidak menginginkan pembaca hanya terpaku dan terhenti dalam khayalan, membayangkan kemegahan Duai. Bukan itu pesan yang ingin disampaikan.
Cobalah renungkan Sabda Nabi ﷺ. Bernarlah apa yang beliau kabarkan. Hal itu pula menunjukkan mukjizat beliau. Beliau mengabarkan tentang sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Orang yang hidup di masa tersebut akan menyaksikannya.
Beliau mengabarkan tentang orang-orang miskin berlomba-lomba meninggikan bangunan. Hal itu telah terjadi. Dan kita telah menjadi saksinya. Beliau mengabarkan tentang turunnya Nabi Isa, keluarnya Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj, hal ini pun pasti terjadi. Orang yang hidup di zamannya akan menjadi saksinya.
Dan beliau ﷺ mengabarkan tentang kenikmatan surga dan kengerian neraka, orang yang percaya sebelum mereka menyaksikannya, merekalah orang yang beruntung dan berbahagia. Orang yang baru percaya ketika menyaksikannya, mereka benar-benar dalam penyesalan dan duka cita yang mendalam.
“Saat ini, dunia itu nyata dan neraka hanyalah cerita. Akan tetapi ketika di akhirat, Neraka adalah nyata dan dunia hanyalah cerita.”
Sumber:
– al-Wabil, Yusuf bin Abdillah. TT. Asyrath as-Sa’ah. Dar Ibnu al-Jauzi.
– nationalgeographic.com
– wikipedia.org. dll.
– al-Wabil, Yusuf bin Abdillah. TT. Asyrath as-Sa’ah. Dar Ibnu al-Jauzi.
– nationalgeographic.com
– wikipedia.org. dll.
Oleh Nurfitri Hadi (@nfhadi07)
Artikel ini di RePost dari Laman www.KisahMuslim.com
Artikel ini di RePost dari Laman www.KisahMuslim.com
Wednesday, 10 June 2015
Jika Terlilit Hutang, Ini Saran dari Rasulullah, Bag. 02 (Habis)
TENTUNYA sahabat Abu Umamah radhiyallahu ’anhu membaca doa bukan sekedar seperti orang bernyanyi tanpa memahami dan meyakini kekuatan doa tersebut. Di samping berdoa ia berusaha sekuat tenaga mengatasi apa-apa yang ia lontarkan dalam doanya. Ia berusaha mengatasi bingungnya, sedihnya, lemah dirinya, malasnya dan ketidakberdayaannya menghadapi kesewenang-wenangan manusia kepada dirinya.
Demikianlah para sahabat radhiyallahu ’anhum. Mereka merupakan anak didik terbaik Rasulullah shallallahu ’alaih wa sallam sehingga mereka tidak pernah meragukan kekuatan doa. Barangkali jika di zaman sekarang ada orang yang datang kepada seseorang mengeluhkan problem hutangnya kemudian diberikan jalan keluar berupa doa kepada Allah subhaanahu wa ta’aala, ia akan marah dan merasa dipermainkan. Artinya, jika kita sedang bingung lantaran problem hutang yang tidak kunjung terlunasi, maka hendaknya kitapun mengikuti jejak generasi terbaik para sahabat radhiyallahu ’anhum tersebut. Mereka sungguh telah menghayati kebenaran firman Allah ta’aala di dalam Kitab-Nya:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran,” (QS. Al-Baqarah ayat 186).
Dari ayat di atas dapat kita simpulkan beberapa pelajaran yang sangat penting:
(1) Allah Ta’aala itu dekat. Artinya jangan kira Allah Ta’aala tidak melihat dan mengetahui segala apa yang berkecamuk di dalam diri kita. Termasuk segala kesulitan yang kita hadapi.
(2) Asalkan permohonan diajukan kepada Allah Ta’aala, maka Allah Ta’aala berjanji pasti akan mengabulkannya.
(3) Agar lebih besar kemungkinan dikabulkannya, hendaklah kita penuhi segenap perintah Allah Ta’aala dan tentunya tinggalkan segenap larangan-Nya.
(4) Berimanlah kepada Allah Ta’aala. Sebab Allah Ta’aala memliki nama-nama yang baik (Asmaa-ul Husna). Allah Ta’aala Dialah yang Maha Kaya, Maha Mendengar, Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Kuasa mengabulkan segenap doa hamba-hambaNya.
Ingatlah, bukan hanya berdoa kepada Allah Ta’ala saja, tapi perlu juga ikhtiar melalui kerja keras agar dapat menyelesaikan problem yang tengah dihadapi, seperti terlilit hutang tersebut.
Sumber : www.islampos.com
[rika/islampos/sadeanku]
Jika Terlilit Hutang, Ini Saran dari Rasulullah, Bag. 01
BERHUTANG memang suatu hal yang tak ingin kita lakukan. Hanya, desakan dari kebutuhanlah yang memaksa kita, hingga kita harus berhutang. Padahal, berhutang itu tidaklah nyaman. Karena seringkali karena banyaknya hutang yang belum kita bayar, akan menjadi pikiran tersendiri dalam benak kita. Hingga hari-hari yang dijalani pun penuh dengan rasa resah dan gelisah. Lalu bagaimana cara kita agar mudah melunasi hutang secara cepat?
Abu Said Al-Khudhri radhiyallahu ’anhu bertutur, “Pada suatu hari Rasulullah shallallahu ’alaih wa sallam masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah radhiyallahu ’anhu sedang duduk di sana. Beliau bertanya, ‘Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu shalat?’ Ia menjawab, ‘Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.’ Beliau bertanya, ‘Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah ta’aala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?’ Ia menjawab, ‘Tentu, wahai Rasulullah.’ Beliau bersabda, ‘Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.”
Kata Abu Umamah, ‘Setelah membaca do’a tersebut, Allah ta’aala berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku’,” (HR. Abu Dawud 4/353).
Ada beberapa pelajaran yang bisa ditarik dari hadits di atas. Di antaranya ialah ternyata sahabat merupakan manusia biasa seperti kebanyakan manusia pada umumnya. Bilamana ia terlibat hutang maka ia menjadi bingung dan sedih. Hal ini jelas dinyatakan oleh Abu Umamah radhiyallahu ’anhu. Sahabat yang satu ini saking sedih dan bingungnya menghadapi lilitan hutang hingga kedapatan oleh Rasulullah shallallahu ’alaih wa sallam sedang berdiam diri di dalam masjid di luar jam biasanya seseorang berada di masjid.
Pelajaran lainnya ialah bahwa sahabat tatkala ditawari doa oleh Rasulullah shallallahu ’alaih wa sallam untuk menghilangkan kebingungan dan mengatasi beban hutangnya, maka tanpa ragu sedikitpun ia menyambut dan menerimanya. Bahkan dengan segera ia amalkan, sehingga dengan izin Allah subhaanahu wa ta’aala tak lama sesudah ia rajin berdoa, Allah subhaanahu wa ta’aala berkenan mengatasi problem hutangnya.
Sumber : www.islampos.com
Tuesday, 9 June 2015
BERSEDEKAHLAH DENGAN TIDAK IKHLAS .." "..
"Sedekah itu seikhlasnya" kalimat itu biasanya yang saya gunakan kalo diminta sumbangan.
"Maksudnya seikhlasnya apa sih pak" tanya temen saya,
"kalo ada uang ya ngasih kalo gak ada uang ya jangan dipaksakan", jawab saya.
"sering sedekah?" tanya temen saya,
"ya karena jarang punya uang ya jarang", jawab saya.
"Lagian juga kalo punya uang kalo ngasihnya gak ikhlas percuma aja gak ada pahalanya", saya nambahin.
Lain waktu, "Pak ada mobil keliling yang suka minta sumbangan tuh di depan rumah", kata anak saya,
"Bilangin gak ada", jawab saya. "Belum tentu dananya juga bener disalurkan jangan2 dipake sendiri, daripada ngasihnya gak ikhlas mendingan gak usah aja" kata hati saya.
Lain waktu lagi, "Pak nih ada edaran dari Panitia Pembangunan Mesjid di kompleks Bapak diminta jadi donatur untuk pembangunan Mesjid", kata istri saya.
"Males ah, nyumbang pake diumumin segala, itu riya namanya nanti gak ikhlas jadinya", jawab saya.
Kata "ikhlas" menjadi senjata pamungkas saya sebagai tameng untuk tidak memberi. Percuma memberi kalo gak ikhlas, dan sialnya ikhlas itu lama banget datangnya ke diri saya sehingga bertahun tahun saya menjadi orang yang jarang memberi.
Untuk bersedekah sebenarnya gak usah nunggu ikhlas dulu, lakukan aja sesering mungkin. Bisa saja dalam 10 kali kita bersedekah yang 6 tidak ikhlas awalnya tapi masih lumayan ada 4 yang ikhlas. Dan kalo sering bersedekah lama2 akan jadi kebiasaan sehingga Nilai ikhlasnya sudah lebih banyak lagi yang pada akhirnya nanti bersedekah itu sudah menjadi kebiasaan sehari2.
Kalo bersedekah ada unsur riya juga lakukan aja, toh yang rugi diri kita sendiri kalo yang menerima sih masih bisa merasakan kebahagian. Lumayan masih tidak merugikan orang lain.
Semua kegiatan yang baik memang awalnya harus dipaksa dulu sambil jalan diharapkan kesadaran mulai muncul.
Coba simak; Sholat itu harus khusyu, memang kalo gak khusyu gak usah sholat? Puasa itu harus bisa menjaga hawa nafsu, memang kalo gak bisa menjaga hawa nafsu gak usah puasa?
Bukannya lebih baik; Sholat aja dulu nanti juga lama2 bisa khusyu Puasa aja dulu nanti juga lama2 bisa menahan hawa nafsu Sedekah aja dulu nanti juga lama2 bisa ikhlas…..
Jadi untuk bersedekah ternyata gak usah nunggu ikhlas dulu yang penting lakukan saja jangan dipikir jangan dihitung……Just Action !!!
"Kebanyakan orang ketika bersedekah atau beramal berkata sedekah harus ikhlas, padahal itu cuma alasan aja supaya jumlah yg dikeluarkan kecil.." lanjut guru saya.
"Berapa jumlah yg biasa kita keluarkan untuk sedekah..? 10rb / 20rb / 50rb / 100rb..?" tanya guru saya
"coba kamu amal 500rb mau ga..?"
saya cuma bisa bilang "wah berat pak" sambil cengengesan..
"menurut kamu lebih baik mana 50rb ikhlas atau 500rb tidak ikhlas" tanyanya
"yg 50rb pak" jawab saya
"kenapa..?" lanjutnya
"ya yang penting kan ikhlas pak, daripada banyak tapi ga ikhlas nanti malah ga diterima sedekahnya.." kata saya
"itu lebih baik jika dihitung dari sisi kamu atau lebih baik di hitung dari sisi orang yg menerima dan membutuhkan..?"
saya pun diam merenungkan kata-kata guru saya
"banyak orang beralasan beramal itu biar sedikit yg penting ikhlas, menurut saya itu sedekah yg paling egois, untuk amal aja dia masih mikir egonya sendiri, ikhlasnya sendiri, bukannya memikirkan manfaat dan sedekahnya untuk orang lain.." kata guru saya.
mulai saat itu saya jadi gemar beramal.. heheheh..
kawan - kawan pasti pernah ya merasakan nikmatnya memberi..
memang kenikmatan batin sejati itu ketika kita memberi bukan ketika menerima,
dan kenyataannya berapapun amal kita pasti akan di balas 10X sesuai dengan jumlah amal kita
jadi tidak masalah kalau kita beramal 100rb berharap dapat 500rb atau 1jt,
memang awalnya kita akan seperti itu,, merasa tidak ikhlas,, karena belum terbiasa mengeluarkan jumlah besar..
namun lama kelamaan akan biasa, karena sudah jadi rutinitas jadi tidak terasa berat lagi.. :)
klo amalnya 10rb,, ya jangan beharap dapat 1jt,, pamali namanya hahahah..
orang - orang kaya di dunia rata - rata gemar beramal ya ternyata,
Carlos slim helu - mendirikan yayasan carlos slim foundation untuk kesehatan dan anak - anak
Bill Gates - memberikan USD 40jt ke yayasan filantropi indonesia 2014 lalu
Oprah winfrey - memberikan USD10jt ke yayasan kanker dunia
Mark Zuckerberg - memberikan USD 20jt ke filantropi dunia
jadi sebenarnya kunci kekayaan mereka itu disitu ya,,
gemar beramal..
yuk sedekah, biar kita tambah kaya.. :)
"Maksudnya seikhlasnya apa sih pak" tanya temen saya,
"kalo ada uang ya ngasih kalo gak ada uang ya jangan dipaksakan", jawab saya.
"sering sedekah?" tanya temen saya,
"ya karena jarang punya uang ya jarang", jawab saya.
"Lagian juga kalo punya uang kalo ngasihnya gak ikhlas percuma aja gak ada pahalanya", saya nambahin.
Lain waktu, "Pak ada mobil keliling yang suka minta sumbangan tuh di depan rumah", kata anak saya,
"Bilangin gak ada", jawab saya. "Belum tentu dananya juga bener disalurkan jangan2 dipake sendiri, daripada ngasihnya gak ikhlas mendingan gak usah aja" kata hati saya.
Lain waktu lagi, "Pak nih ada edaran dari Panitia Pembangunan Mesjid di kompleks Bapak diminta jadi donatur untuk pembangunan Mesjid", kata istri saya.
"Males ah, nyumbang pake diumumin segala, itu riya namanya nanti gak ikhlas jadinya", jawab saya.
Kata "ikhlas" menjadi senjata pamungkas saya sebagai tameng untuk tidak memberi. Percuma memberi kalo gak ikhlas, dan sialnya ikhlas itu lama banget datangnya ke diri saya sehingga bertahun tahun saya menjadi orang yang jarang memberi.
Untuk bersedekah sebenarnya gak usah nunggu ikhlas dulu, lakukan aja sesering mungkin. Bisa saja dalam 10 kali kita bersedekah yang 6 tidak ikhlas awalnya tapi masih lumayan ada 4 yang ikhlas. Dan kalo sering bersedekah lama2 akan jadi kebiasaan sehingga Nilai ikhlasnya sudah lebih banyak lagi yang pada akhirnya nanti bersedekah itu sudah menjadi kebiasaan sehari2.
Kalo bersedekah ada unsur riya juga lakukan aja, toh yang rugi diri kita sendiri kalo yang menerima sih masih bisa merasakan kebahagian. Lumayan masih tidak merugikan orang lain.
Semua kegiatan yang baik memang awalnya harus dipaksa dulu sambil jalan diharapkan kesadaran mulai muncul.
Coba simak; Sholat itu harus khusyu, memang kalo gak khusyu gak usah sholat? Puasa itu harus bisa menjaga hawa nafsu, memang kalo gak bisa menjaga hawa nafsu gak usah puasa?
Bukannya lebih baik; Sholat aja dulu nanti juga lama2 bisa khusyu Puasa aja dulu nanti juga lama2 bisa menahan hawa nafsu Sedekah aja dulu nanti juga lama2 bisa ikhlas…..
Jadi untuk bersedekah ternyata gak usah nunggu ikhlas dulu yang penting lakukan saja jangan dipikir jangan dihitung……Just Action !!!
"Kebanyakan orang ketika bersedekah atau beramal berkata sedekah harus ikhlas, padahal itu cuma alasan aja supaya jumlah yg dikeluarkan kecil.." lanjut guru saya.
"Berapa jumlah yg biasa kita keluarkan untuk sedekah..? 10rb / 20rb / 50rb / 100rb..?" tanya guru saya
"coba kamu amal 500rb mau ga..?"
saya cuma bisa bilang "wah berat pak" sambil cengengesan..
"menurut kamu lebih baik mana 50rb ikhlas atau 500rb tidak ikhlas" tanyanya
"yg 50rb pak" jawab saya
"kenapa..?" lanjutnya
"ya yang penting kan ikhlas pak, daripada banyak tapi ga ikhlas nanti malah ga diterima sedekahnya.." kata saya
"itu lebih baik jika dihitung dari sisi kamu atau lebih baik di hitung dari sisi orang yg menerima dan membutuhkan..?"
saya pun diam merenungkan kata-kata guru saya
"banyak orang beralasan beramal itu biar sedikit yg penting ikhlas, menurut saya itu sedekah yg paling egois, untuk amal aja dia masih mikir egonya sendiri, ikhlasnya sendiri, bukannya memikirkan manfaat dan sedekahnya untuk orang lain.." kata guru saya.
mulai saat itu saya jadi gemar beramal.. heheheh..
kawan - kawan pasti pernah ya merasakan nikmatnya memberi..
memang kenikmatan batin sejati itu ketika kita memberi bukan ketika menerima,
dan kenyataannya berapapun amal kita pasti akan di balas 10X sesuai dengan jumlah amal kita
jadi tidak masalah kalau kita beramal 100rb berharap dapat 500rb atau 1jt,
memang awalnya kita akan seperti itu,, merasa tidak ikhlas,, karena belum terbiasa mengeluarkan jumlah besar..
namun lama kelamaan akan biasa, karena sudah jadi rutinitas jadi tidak terasa berat lagi.. :)
klo amalnya 10rb,, ya jangan beharap dapat 1jt,, pamali namanya hahahah..
orang - orang kaya di dunia rata - rata gemar beramal ya ternyata,
Carlos slim helu - mendirikan yayasan carlos slim foundation untuk kesehatan dan anak - anak
Bill Gates - memberikan USD 40jt ke yayasan filantropi indonesia 2014 lalu
Oprah winfrey - memberikan USD10jt ke yayasan kanker dunia
Mark Zuckerberg - memberikan USD 20jt ke filantropi dunia
jadi sebenarnya kunci kekayaan mereka itu disitu ya,,
gemar beramal..
yuk sedekah, biar kita tambah kaya.. :)
Mari... Niatkan Segala Sesuatunya Dengan Sedekah...
Bismillahirohmannirrohim....
Para Pembaca Yg InsyaAllah diRakhmati Allah SWT,
Pernahkah kita Mengalami kehilangan sesuatu, baik barang maupun Materi (Uang) dll, kita sebagai manusia biasa apabila dikasih musibah kehilangan barang dll, akan menggrutu/ngedumel/ngomel2 dll, intinya kita bakal ngga Ikhlas...
Rosulullah SAW, Mengajarkan kita utk berbuat ikhlas maka sepatutnya apabila kita diberikan musibah kehilangan barang dll, maka supaya bernilai ibadah maka Niatkan Barang kita yg hilang dengan Sedekah yg Ikhlas dengan mengharap Ridho Allah SWT, kelak InsyaAllah Allah akan menggantikan barang kita yg hilang dengan yg lebih bagus.
Ilustrasi...
KEHILANGAN BARANG DLL.
Kita Kehilangan Handphone baik hilang karena dicuri ataupun karena terjatuh entah dimana, dari pada nggrutu/ngedumel ngga karuan, udah jelas tidak akan dapet berkahnya malah tambah dosa, maka alangkah baiknya kita Niatkan utk Bersedekah kepada pencuri atau yg menemukan Handphone kita dengan Ikhlas mengharap Ridho Allah SWT, Kita sudah Pasti dapat Pahala dan Berkahnya.
Dan Janji Allah SWT : "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al Baqarah: 261)
“Barang siapa berniat sedekah, kecepatan Allah membalasnya lebih dari gerakan sedekahnya.” (Hadist Qudsi)
Allah akan menggantikan Handphone kita yg Hilang dengan yg lebih Bagus dari Handphone kita yg hilang/dicuri, KUNCI nya kita Harus Niatkan utk bersedekah dengan Ridho dan Ikhlas krn Allah SWT.
MEMBANTU ORANG LAIN DENGAN TENAGA ATAUPUN PIKIRAN KITA.
Pernahkah Kita dimintai tolong oleh orang lain baik orang yg sudah kita kenal ataupun yg baru kita kenal, baik dilingkungan tempat tinggal kita, tempat kerja kita, di jalan, di terminal, distasiun, di kereta di bis dll. Mungkin Jawabannya Pernah... Setuju.... Maka biar bantuan kita baik tenaga ataupun pikiran kita bisa bernilai Ibadah dan bisa mendapatkan Keberkahan dan Keridhoan Allah SWT, Kita Niatkan Saja utk Bersedekah dengan Ikhlas dan Ridho Karena Allah SWT. Kita Naik Bus (Bus Kota atau TransJakarta) kita dapat tempat duduk, sedangkankan tepat di depan/disamping kita ada Ibu-Ibu/Bapak-Bapak yg sdh Tua Renta yg tdk kebagian tempat duduk, Maka... Niatkan dengan Ikhlas utk Bersedekah tempat Duduk Kita buat Ibu-Ibu/Bapak-Bapak tadi, Insya Allah kita akan mendapatkan Keberkahan dan Keridhoan Allah SWT, kita akan di Jaga Oleh Allah SWT selama perjalanan Kita. Amiin Ya Robbal 'Alamin...
Para Pembaca yg Budiman yg Insya Allah di Rakhmati Allah SWT.
Inti dan Kuncinya adalah... Mari Kita Ikhlaskan dan Niatkan Segala Sesuatu pengorbanan kita Baik Materi, tenaga dan pikiran kita dengan NIATAN BERSEDEKAH, Niscaya Allah Akan Memberikan Keberkahan dan Keridhoanya, Niscaya Allah akan menggantikan Pengorbanan kita dengan segala Rakhmatnya, bagi yg kehilangan Barang/Harta Maka Niscaya Allah SWT akan menggantikan Harta/Barang Kita yg Hilang dengan yg Lebih Baik/Lebih Bagus Lagi. Amin Ya Robbal 'Alamin...
Barakallah... Mudah-Mudahan Artikel ini ada Manfaatnya baik bagi penulis maupun bagi semua pembaca, Mohon Maaf apabila ada kekurangan ataupun ada yg kurang tepat/salah dari artikel ini, saya hanya manusia Biasa dimana tempatnya salah dan lupa, yg benar hanya milik Allah SWT.
Saturday, 23 May 2015
Surga Istri Pada Ridho Suaminya
Bismillahirohmanirohim...
Para Pembaca yang di Rakhmati Allah... InsyaAllah...
Pernah dan sering kita denger ungkapan "Surga Berada di Telapak Kaki Ibu" ungkapan tersebut merupakan sabda Nabi Besar Kita Muhamad SAW. Karena begitu besar jasa dan pengorbanan seorang ibu buat anak2nya, maka tak septutnya kita menyakiti apalagi mendurhakai ibu kita, karena surga haram buat seorang anak yang suka menyakiti dan mendurhakai seorang ibu.
Lantas bagainana dengan seorang perempuan yg sudah menikah ??? Ada ungkapan yg merupaka sabda dari Rosulullah SAW. "Surga Istri Ada Pada Ridho Suaminya",
Setiap istri yang meninggal dunia dan diridhai oleh suaminya, maka ia masuk surga." (HR. At- Tirmidzi)
Setiap istri yang meninggal dunia dan diridhai oleh suaminya, maka ia masuk surga." (HR. At- Tirmidzi)
Jika seorang istri melakukan Shalat lima waktu, puasa di bulan ramadhan, memelihara kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya dia akan memasuki surga Tuhannya (HR. Ahmad)
Hal kecil yg bisa membuka kunci surga bagi seorang istri adalah, membuat seorang suami senang dan ridho.
Suatu hal yang seharusnya dan merupakan kewajiban seorang istri dari suaminya dan ibu bagi anak2nya adalah menyiapkan makanan buat suaminya dan buat anak2nya apabila itu dilakukan dengan penuh keikhlasan dan membuat hati suaminya senang dan ridho maka, pintu surga akan terbuka, karena kunci surga seorang istri adalah ada di suaminya, itu merupakan suatu hal yg kecil dan sepele tapi apabila dilakukan dengan penuh keikhlasan maka pintu surga akan terbuka.
Kita mungkin pernah dengar cerita sahabat Rosulullah SAW, kisah tentang seorang shahabiyah (sahabat wanita) Rasulullah yang tidak pernah keluar rumah selain atas izin suaminya. Hal itu istiqamah ia lakukan bahkan ketika ia mendapat kabar tentang wafatnya sang ayah. Saat itu banyak orang menghujat sikapnya yang tidak datang bertakziah ketika ayahnya wafat, namun ternyata Rasul mengatakan bahwa ia menjadi ahli surga disebabkan ketaatannya pada suami.
Kisah tersebut bisa kita jadikan contoh betapa Islam sangat menghargai hak-hak suami atas istrinya. Karena pernikahan merupakan sebuah perjanjian mulia yang di dalamnya terdapat hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan seorang suami pada istrinya, maupun yang harus dilakukan istri pada suaminya.
Hak-hak suami yang wajib dipenuhi istri sangatlah agung. Begitu agungnya sampai Rasulullah pun bersabda,
“Seandainya Aku suruh seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku suruh seorang istri sujud kepada suaminya.”(HR Abu Daud dan Al-Hakim).
Hak-hak suami yang wajib dipenuhi istri sangatlah agung. Begitu agungnya sampai Rasulullah pun bersabda,
“Seandainya Aku suruh seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku suruh seorang istri sujud kepada suaminya.”(HR Abu Daud dan Al-Hakim).
Tidak cukup sampai di situ saja, bahkan bagaimana sikap seorang istri dalam memenuhi hak suaminya tersebut bisa menjadi penentu nasibnya di akhirat kelak. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Perhatikanlah selalu bagaimana hubungan engkau dengan suamimu, karena ia adalah surgamu dan nerakamu”(Shahih. Riwayat Ibnu Abi Syaibah, Ath Thabrani).
Sahabat Pembaca yg di Rakhmati Allah SWT, InsyaAllah....
Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. (QS. An-Nisaa: 34)
Karena begitu besar Beban yg dipukul seorang suami, sampai2 sabda Rosulallah SAW "semua dosa dari istri2 dan anak2 mu akan di pikul oleh seorang suami" maka selayaknya laah seorang istri harus taat dan patuh atas perintah suaminya.
Sahabat Pembaca Yang di Rakhmati Allah SWT. InsyaAllah...
Demikian lah artikel yang kali ini saya buat, mudah2an ada manfaat dan ada barokahnya, maafkan apabila ada sedikit tulisan yg tidak tepat atau salah, mohon utk dikoreksi, karena saya hanyalah manusia biasa yg tempatnya salah, yg benar dan hak hanyalah milik Allah SWT.
Subscribe to:
Posts (Atom)
POST COMMENT
Populer Post
-
Bismillahirohmanirohim... Para Pembaca yang di Rakhmati Allah... InsyaAllah... Pernah dan sering kita denger ungkapan "Surga Berada di ...
-
Zakat, infaq, dan shodaqoh merupakan kebuktian iman kita kepada allah dan sesama muslim yang membutuhkannya. Kalau kita melihat dari penggun...
-
Alkisah ada seorang Konglomerat telah menulis satu surat wasiat : "Barang siapa yang dapat menjagaku di dalam kubur setelah Aku mati na...
-
Kehidupan ini adalah nyata. Lebih nyata dari pendapat siapa pun tentang kenyataan. Ia terus bergerak, mengalir, dan berubah. Hari ini, seseo...
-
"Sedekah itu seikhlasnya" kalimat itu biasanya yang saya gunakan kalo diminta sumbangan. "Maksudnya seikhlasnya apa sih pak...
-
Bismillahirohmannirrohim.... Para Pembaca Yg InsyaAllah diRakhmati Allah SWT, Pernahkah kita Mengalami kehilangan sesuatu, baik barang maupu...
-
Seorang ibu muda, sebut saja Y berteman akrab dengan ibu-ibu gaul lain di sebuah sanggar senam aerobik. Rajin olahraga, badan sehat dan buga...
-
Beberapa waktu yang lalu datanglah seorang imam yang baru di masjid London, salah satu kota di Inggris. Imam ini setiap harinya naik bis dar...
-
1. Hari Kebangkitan Besar (Yaumul Qiyamah) Hari kiamat adalah hari berakhirnya kehidupan dunia yang di tandai dengan hancurnya seluruh makh...









